Jangan Sampai menyesal, Inilah Hukum Memanggil Istri dengan Sebutan Mama Bunda dan Adik
taufik mou
Januari 18, 2023
0
Dalam pergaulan suami istri, panggilan sayang menjadi bumbu penyedap cinta kasih suami istri.
Ada beberapa panggilan yang sering dilakukan Nabi Muhammad SAW dalam mencontohkan hal tersebut.
Seperti 'Ya Khumairah' kepada istrinya.
Karena sebenarnya, bagi umat muslim, memanggil istri dengan sebutan yang tidak baik tidak diperkenankan.
Begitu juga dengan panggilan yang seakan-akan istri menyerupai mahramnya.
Karena dikhawatirkan jika dilakukan akan berlaku zhihar.
Apa itu zhihar, dilansir dari Ruangmuslimah, zhihar memliki arti Punggung.
Hal ini berarti memanggil istri dengan ‘engkau bagai punggung ibuku’.
Sedangkan secara istilah yang dimaksud zhihar adalah suami menyerupakan istrinya pada sesuatu yang haram pada salah salah satu mahramnya seperti ibunya atau saudara perempuannya.
Panggilan zhihar seperti di atas di masa Jahiliyyah dianggap sebagai talak.
Lalu, bagaimana dengan memanggil istri ummi, bunda, mama dan sebagainya?
Ada pendapat dari Syaikh
Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di, beliau mengatakan,
“Dimakruhkan seorang suami memanggil istrinya dengan panggilan nama mahramnya seperti ‘wahai ibuku’, ‘wahai saudaraku (mari dek)’ atau semacam itu.
Karena seperti itu berarti menyerupakan istri dengan mahramnya,” (Tafsir As-Sa’di, hal. 893).
Ada keterangan lain yang menganggap memanggil dengan panggilan seperti itu tidak termasuk zhihar yang terlarang dalam ayat.
Karena zhihar itu ada dua macam:
1. zhihar tegas seperti engkau seperti punggung ibuku,
2. zhihar kinayah yaitu tidak tegas seperti engkau bagiku seperti ibu dan adikku.
Untuk yang terakhir mesti dilihat dari niatnya.
Jika diniatkan zhihar, maka termasuk zhihar.
Namun jika maksudnya menyerupakan dengan ibu dan adik dari sisi kemuliaan, maka tidak termasuk zhihar.
Ketika tidak termasuk, maka tidak ada kewajiban atau kafarah apa pun. (Lihat Al-Fiqh Al-Manhaji, 2: 15).
Untuk saat ini panggilan suami berupa mama, ummi, dek atau semacamnya, secara jelas kita tahu bahwa hal itu bukanlah Zhihar seperti yang orang jahiliyah maksudkan.
Panggilan itu berarti panggilan biasa, bahkan panggilan untuk menunjukkan rasa sayang, maka itu tidak apa-apa.


Tidak ada komentar